OK
Selamat Datang di DELISA GROUP!

LANGKAH EFEKTIF MEMULAI BISNIS JUAL CELANA DALAM ANAK

Post by. Coriate

Date: 23 Nov 2018


Membangun sebuah bisnis memang tidak mudah. Diperlukan niat dan konsistensi untuk meraih target yang telah ditentukan. Namun, bukan berarti menjadi seorang pebisnis adalah mimpi yang mustahil. Ada banyak orang yang memulai bisnis dengan modal dan pengalaman nol, tetapi berhasil menggapai kesuksesan.


Lalu, apa rahasia membangun bisnis dengan efektif? Salah satunya adalah pandai menentukan jenis bisnis yang akan dijalani. Dengan fokus pada salah satu produk atau jasa tertentu, pengembangan bisnis akan lebih terarah. Strategi yang digunakan juga akan lebih efektif. Nah, salah satu jenis bisnis yang menguntungkan adalah jual beli pakaian, lebih spesifik lagi pakaian dalam anak.


Mengapa Bisnis Ini Menguntungkan?

Sebagian besar pebisnis memilih fesyen wanita atau pria saat hendak berbisnis jual beli pakaian. Pasalnya, pangsa pasarnya memang besar. Selain itu, tren fesyen terus berubah sehingga peluang untuk mengembangkan bisnis pun lebih lebar lagi.


Ada pula yang merambah bisnis pakaian anak. Produk yang satu ini memang tidak ada matinya. Orang tua biasanya sangat mudah mengeluarkan uang untuk membeli keperluan anak. Hal ini dilakukan demi bisa mendandani anak supaya tampil keren dan menarik.


Nah, selain fesyen anak, peluang lain yang jarang dicoba adalah pakaian dalam anak, khususnya celana dalam. Mengapa memilih produk ini? Ada beberapa alasan yang membuat bisnis celana dalam anak menguntungkan.


Pertama, seperti halnya orang dewasa, anak-anak juga perlu mengenakan celana dalam demi alasan kenyamanan, kesopanan, dan kebersihan. Kedua, belum banyak toko yang khusus jual celana dalam anak. Ini tentu merupakan peluang besar bagi yang ingin membuka bisnis.


Ketiga, anak bertumbuh sangat cepat. Ini berarti, anak lebih sering berganti celana dalam dibanding orang dewasa karena lebih cepat kekecilan. Perlu diketahui, celana dalam yang ketat karena kekecilan tidak baik bagi kesehatan. Jadi, frekuensi membeli celana dalam anak tentu lebih banyak dibandingkan celana dalam orang dewasa.


Alasan keempat, anak yang sedang berada dalam tahap toilet training atau beralih dari menggunakan pospak (popok sekali pakai), membutuhkan stok celana dalam yang cukup banyak. Pasalnya, anak masih belum sempurna dalam mengontrol aktivitas BAK (buang air kecil) dan BAB (buang air besar).


Dengan berbagai alasan tersebut, bisnis jual celana dalam anak menjadi sangat prospektif. Jika dapat menjalankan bisnis dengan strategi yang baik, bisnis ini pun akan berkembang pesat.


Langkah Awal Memulai Bisnis

Untuk memulai bisnis, tidak bisa dimungkiri jika modal merupakan hal yang cukup penting. Namun, modal bukan hanya berupa uang atau materi. Keinginan untuk belajar juga merupakan modal yang sangat penting.


Nah, untuk memulai bisnis jual celana dalam anak, Anda tidak membutuhkan modal besar. Dengan anggaran sekitar Rp100.000 saja, Anda sudah bisa membuka usaha jual celana dalam di rumah. Caranya adalah membeli celana dalam anak di Delisa, pusat jual grosir celana dalam yang berlokasi di Tanah Abang.


Membeli produk secara grosir merupakan sebuah keuntungan. Biasanya, dari segi harga lebih murah dibandingkan membeli secara satuan. Nah, opsi ini tersedia bagi Anda supaya dapat memulai bisnis celana dalam kecil-kecilan di rumah.


Memilih tempat membeli produk memang sangat penting. Bukan hanya persoalan harga miring saja, tetapi juga kualitas produk yang dijual. Anda tentu tidak ingin menjual produk yang kurang berkualitas, bukan? Nah, produk-produk celana dalam dari Delisa sangat baik sehingga Anda pun akan percaya diri untuk menawarkannya kepada calon pelanggan.


Strategi  Promosi Sangat Penting

Setelah menentukan pilihan produk dan tempat jual grosir celana dalam, Anda juga harus menyusun strategi promosi yang tepat. Pasalnya, tanpa mempromosikan produk tersebut, jualan Anda pasti tidak akan cepat laku. Akibatnya, aliran uang berhenti dan bisnis jalan di tempat.


Lalu, apa saja strategi promosi yang bisa dilakukan? Jika Anda berjualan di rumah sendiri, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah membuat papan nama. Hal ini akan membuat orang lain mengetahui produk yang dijual. Selanjutnya, Anda juga harus aktif menyebarkan informasi kepada orang lain yang kira-kira membutuhkan. Ada banyak peluang yang bisa dikelola, seperti tetangga, komunitas ibu di kampung, orang tua teman sekolah anak, atau teman kerja.


Anda juga bisa memberikan informasi melalui grup Whatsapp. Namun, pastikan Anda telah meminta izin terlebih dahulu. Tidak perlu posting terlalu sering karena akan mengganggu penghuni grup. Dalam hal ini, konsepnya adalah menawarkan, bukan memaksakan.


Jangan Abaikan Tahap Purnajual

Setelah menjual produk, apakah tugas Anda selesai? Sebenarnya, penjual yang baik harus terus menjalin komunikasi dengan para pembelinya. Ini berarti merawat calon pembeli selanjutnya. Hal ini dimulai dengan menanyakan kepuasan pembeli terhadap produk tersebut. Jika ada pelanggan yang menunjukkan kekecewaan karena produk, segera berikan solusi yang menguntungkan kedua pihak.


Melalui tahap ini, Anda juga bisa mendapatkan rekomendasi dan review singkat mengenai bisnis Anda. Bukan tidak mungkin, jika pelayanan memuaskan, produk Anda pun akan dipromosikan secara gratis.


Membangun bisnis jual celana dalam anak dari rumah tentu sangat efektif khususnya bagi ibu rumah tangga. Tanpa harus keluar rumah, Anda bisa memiliki penghasilan tambahan. Akan lebih baik lagi jika ada kios atau ruangan khusus bagi Anda untuk melayani pelanggan serta menyimpan produk.


Nah, demikian beberapa hal yang perlu dilakukan saat membangun bisnis baru. Apakah Anda tertarik? Selamat mencoba.