Dibandingkan dengan memiliki celana luar atau kemeja, pria lebih tidak acuh dalam memilih dan membeli celana dalam. Bagi mereka, celana dalam tidak begitu penting untuk mendapatkan perlakukan khusus. Toh letaknya berada di dalam celana luar, tidak akan terlihat sehingga motif yang aneh pun tidak terlihat.
Memang benar, celana dalam letaknya berada di dalam dan tidak terlihat, tapi pria tetap harus memperhatikannya. Celana dalam harus tetap nyaman dan disesuaikan dengan waktu penggunaan. Selain itu, celana dalam juga harus cocok dengan bentuk tubuh sehingga saat memakainya Anda tetap nyaman.
Kalau selama ini Anda sering tidak acuh dengan pembelian celana dalam atau asal beli saja asal terlihat bagus, sebaiknya ubah kebiasaan buruk itu. Mulai sekarang hindari kesalahan dalam memilih celana dalam dan saat memakainya dengan menyimak beberapa hal di bawah ini dengan saksama.
- Salah Memakai untuk Aktivitas Harian
Setiap celana dalam pria yang ada di pasaran dibuat untuk aktivitas tertentu. Misal untuk bekerja, model jenis brief sangat disarankan karena ringan dan tidak menyebabkan area kemaluan mudah berkeringat. Selanjutnya setelah sampai rumah Anda bisa berganti menggunakan celana dalam jenis boxer yang lebih longgar.
Selama ini pria jarang memperhatikan kapan saja harus menggunakan celana dalam sesuai dengan kebutuhan. Apa saja asal celana dalam digunakan untuk aktivitas harian. Celana dalam model brief mungkin bisa digunakan kapan saja. Namun, jenis boxer brief hanya bisa digunakan saat pergi ke tempat gym atau bersepeda. - Memakai Lebih dari Satu Hari
Salah satu kesalahan yang sering pria lakukan saat memakai celana dalam adalah jarang menggantinya. Asal tidak bau busuk atau pesing, pria akan memakainya lagi alih-alih menggantinya dengan yang bersih. Meski celana dalam terlihat bersih, bakteri dari keringat bisa saja menempel dan tidak terlihat.
Selalu ganti celana dalam setiap hari sebanyak dua kali. Pertama sebelum berangkat kerja dan kedua sepulang kerja. Rutin mengganti celana dalam juga membuat celana dalam tidak memiliki banyak kotoran yang akhirnya mengendap dan susah dibersihkan karena terlanjut mengering. - Tidak Mengganti Secara Berkala
Celana dalam memang bisa dipakai setiap hari lalu dicuci dan digunakan kembali hingga berkali-kali. Namun, dalam jangka waktu tertentu celana dalam harus diganti dengan model yang baru setelah 12 bulan pemakaian. Hal ini haru dilakukan karena celana dalam yang sudah dicuci berkali-kali bisa mengalami kerusakan bahan dan mengandung banyak detergen.
Meski sudah dibilas dengan bersih, masih ada kemungkinan kotoran yang menempel. Oleh karena itu, ganti dengan yang baru agar peluang terjadi iritasi bisa menurun. Anda bisa membeli produk celana dalam pria grosir yang lebih murah. Biasanya satu paket grosir berisi satu lusin atau 12 buah yang bisa Anda pakai selama 6 hari. - Tidak Membeli Sesuai Bentuk Tubuh
Celana dalam yang paling nyaman adalah celana dalam yang bisa menyesuaikan dengan bentuk tubuh dari pemakainya. Misal Anda memiliki tubuh yang besar khususnya di paha dan bokong, celana dalam jenis boxer cukup direkomendasikan karena cukup longgar.
Selanjutnya kalau Anda miliki bentuk tubuh cenderung kurus, gunakan celana dalam jenis boxer brief atau trunk yang potongannya tidak terlalu pendek. Terakhir kalau Anda memiliki tubuh atletis atau standar bisa menggunakan jenis brief atau jenis trunk yang memberikan kenyamanan dan menaikkan estetik. - Tidak Mengenal Bahan Celana Dalam
Sebelum membeli celana dalam khususnya yang online, lihat deskripsinya secara jelas. Celana dalam pria memiliki banyak bahan lulai dari spandex, katun, atau kain jenis lain yang dikenal nyaman. Sayangnya ada jenis kain yang bisa membuat pria jadi alergi saat mengenakannya.
Kenali celana dalam yang cocok untuk tubuh. Selanjutnya beli sesuai dengan kebutuhan. Kalau Anda tidak tahu mana saja bahan yang cocok coba datang ke toko celana dalam dan coba dengan tangan. Bahan yang cocok biasanya nyaman di tangan dan tidak menyebabkan gatal atau panas. - Membeli Warna yang Salah
Kalau Anda termasuk orang yang tidak memperhatikan penampilan dan malas harus beli celana dalam terus-menerus. Pilih celana dalam dengan warna sedikit lebih gelap. Jangan memilih celana dalam yang warnanya putih atau terlalu cerah karena bisa mudah rusak atau terlihat lebih kusam dari biasanya.
Memilih warna gelap seperti biru, cokelat, hingga hitam akan membuat celana dalam pria awet digunakan hingga setahun. Selain itu, celana dalam dengan warna gelap juga aman digunakan saat berada di kamar ganti sehingga Anda tidak terlalu malu kalau apa yang dipakai terlihat cukup kusam. - Salah Saat Mencuci
Mencuci celana dalam tidak bisa dilalukan dengan asal-asalan. Metode pencucian juga harus disesuaikan dengan jenis bahan yang digunakan untuk membuatnya. Kalau jenis katun biasa mungkin pencucian bisa dilakukan seperti halnya mencuci kaos. Namun, kalau bahannya elastis harus hati-hati karena bisa melar dan tidak bisa digunakan kembali.
Saat mencuci juga usahakan mengucek di bagian selangkangan karena kerap ada keringat yang mengendap. Setelah mencuci hingga bersih usahakan untuk membilasnya berkali-kali agar tidak ada detergen yang mengendap dan membuat serat kain mudah rusak dan memicu gatal saat dikenakan.
Inilah beberapa jenis kesalahan yang sering dilakukan oleh pria saat memilih dan memakai celana dalam. Dari beberapa kesalahan yang ada di atas, mana saja yang pernah atau sering Anda lakukan?