OK
Selamat Datang di DELISA GROUP!

KENALI VARIASI CELANA DALAM WANITA KATUN YANG BAIK UNTUK DIGUNAKAN

Post by. Coriate

Date: 28 Nov 2018


Dalam satu hari, berapa kali Anda mengganti celana dalam? Mungkin frekuensinya berkisar di angka 2 – 4 kali dalam satu hari. Sebaiknya, penggantian memang dilakukan sekitar 4 – 6 jam sekali. Hal tersebut dilakukan agar kesehatan area pribadi tetap terjaga.


Nah, faktor frekuensi penggantian bukan satu-satunya penentu. Yang harus Anda lakukan juga adalah memilih celana dalam yang baik dan sehat. Sebagai contoh, celana dalam wanita katun dianggap paling baik menyerap keringat. Nyatanya, celana dalam katun pun memiliki variasi campuran bahan dan model.


Cari yang Nyaman? Pilih yang Seratus Persen Katun

Beberapa variasi celana dalam katun wanita memiliki bahan yang terbuat sepenuhnya dari katun. Sering kali, tertulis 100% Cotton pada keterangan bahan. Ini berarti serat kain celana dalam tidak memiliki campuran apa pun. Beberapa kelebihan katun adalah:

  • Memiliki rongga serat yang baik, sehingga sirkulasi udara di area pribadi terjaga.
  • Menyerap keringat.
  • Terbuat dari serat alami sehingga minim risiko alergi dan iritasi.
  • Tidak mudah berubah bentuk walau dicuci berkali-kali.
  • Mengikuti lekuk tubuh dengan nyaman.


Untuk pemakaian sehari-hari dengan aktivitas yang cukup padat, banyak wanita memilih katun sebagai bahan celana dalam. Selain alasan di atas, model celana dalam wanita katun pun biasanya memiliki banyak ragam dari mulai warna, desain, hingga bergambar.


Katun + Spandeks = Bahan Sejuk dan Ringan

Spandeks sendiri sebenarnya adalah campuran antara katun dan poliuretan. Namun, dalam pembuatan celana dalam wanita, biasanya serat spandeks dicampur lagi dengan katun agar menghasilkan bahan yangtidak terlalu licin. Karakteristik spandeks adalah sebagai berikut:

  • Terbuat dari bahan sintetis.
  • Tahan terhadap jamur dan bakteri.
  • Tahan terhadap sinar ultraviolet dan pemutih berbahan dasar klorin.
  • Elastis atau mudah melar sehingga bisa melebar mengikuti bentuk tubuh.
  • Menyerap keringat dengan baik.
  • Sejuk ketika menyentuh kulit.


Membeli celana dalam wanita katun dengan campuran spandeks berarti Anda mendapatkan kelebihan yang dimilki katun dan juga spandeks. Model desain yang dihasilkan pun sering kali lebih feminin karena bahannya yang terlihat lembut dan jatuh dengan ringan di kulit.


Kain dengan campuran spandeks yang lebih tinggi biasanya digunakan untuk bahan celana renang, pakaian renang, dan bikini. Karena tahan terhadap klorin, warna bahan tidak akan luntur saat berenang di kolam renang berkaporit.


Campuran antara Spandeks dan Nilon yang Tahan Lama

Serat nilon diekstraksi dari minyak bumi. Bahan ini memiliki ketahanan tersendiri yang membuatnya tidak mudah rusak. Jika dicampur dengan katun spandeks, akan menghasilkan bahan yang nyaman digunakan terutama sebagai celana dalam. Kenali keunggulan bahan nilon berikut ini:

  • Bahan bersifat kuat, ringan, dan elastis.
  • Tahan lama dan cepat kering ketika dicuci.
  • Tidak mudah berubah bentuk walaupun dicuci menggunakan mesin.
  • Tahan terhadap cuaca panas dan air.
  • Tidak mudah diserang serangga dan jamur.


Namun begitu, celana dalam dengan campuran nilon tidak bisa disetrika secara langsung. Sebaiknya, gunakan setrika uap untuk memastikan bahan tahan lama. Jika terkena panas secara langsung, bahan bisa mengkerut atau bahkan rusak.


Kelebihannya yang paling terasa adalah elastisitasnya. Celana dalam berukuran besar sering kali membutuhkan campuran nilon agar bisa memuai sesuai lekuk tubuh pengguna. Jika dikenakan, celana dalam akan terasa pas dan tidak bergeser.


Ingin Tampil Elegan? Pilih Celana Dalam Berbahan Satin

Sama dengan katun, bahan satin merupakan serat alami yang terbuat dari tumbuhan. Demi kenyamanan, celana dalam satin biasanya tetap memiliki campuran serat katun di dalamnya. Alasannya adalah agar bahan tidak mudah bergeser karena sifat satin murni lebih licin dibandingkan dengan katun.


Sifatnya yang licin juga menjadi alasan kenapa bahan satin memiliki dua sisi, yaitu berkilau di bagian depan, serta lebih bertekstur di bagian belakang sehingga lebih menempel di kulit. Desain celana dalam wanita satin sering divariasikan dengan renda untuk memberikan tampilan yang lebih menarik.


Sebelum Membeli, Tentukan Ukuran yang Tepat

Setiap bahan dan campurannya memiliki toleransi elastisitas yang berbeda. Maka dari itu, celana dalam  wanita katun biasanya memiliki ukuran standar dengan kode M hingga XXL. Sementara untuk pakaian dalam yang berbahan nilon atau spandeks, ukuran yang tersedia adalah dalam ukuran free size atau all size. 


Untuk ukuran celana dalam berbahan katun, terdapat standar ukuran yang bisa dijadikan acuan.

  • Ukuran M = Lebar pinggang 26 cm (toleransi melar hingga 40 cm)
  • Ukuran L = Lebar pinggang 27 cm (toleransi melar hingga 42 cm)
  • Ukuran XL = Lebar pinggang 28 cm (toleransi melar hingga 46 cm)
  • Ukuran XXL = Lebar pinggang 30 cm (toleransi melar hingga 50 cm)


Sementara untuk celana dalam berbahan campuran nilon atau spandeks, ukurannya adalah free size yang bisa digunakan wanita dengan lebar pinggang 27 – 42 cm. Jika lebar pinggang Anda berada di antara angka tersebut, membeli celana dalam berukuran free size cukup aman dilakukan.


Di Delisa-group.com, panduan ukuran tersedia dengan mudah agar Anda bisa mendapatkan produk yang terbaik. Dengan minimum pembelian 1 lusin, harga yang Anda dapatkan pun akan lebih murah dibandingkan harus membeli satu per satu.


Untuk mengurangi kekhawatiran mengenai ukuran dan bahan, ulasan di atas bisa membantu Anda untuk menentukan pilihan. Terlebih lagi, Delisa menawarkan celana dalam dengan merek yang kualitasnya sudah tidak diragukan lagi.


Dalam memilih celana dalam, bahan yang tepat dan ukuran yang sesuai adalah kunci kenyamanan. Untuk jaminan tersebut, percayakan pilihannya kepada Delisa-group.com!